- Berita, Kegiatan Mahasiswa
- 63 Views
JAMBI – Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi kembali mengukir prestasi membanggakan di kancah nasional. Dua mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Fakultas Syariah berhasil meraih medali emas pada ajang bergengsi Bandung Lautan Api Championship 7 cabang olahraga pencak silat yang digelar di Kota Bandung, 20-26 Januari 2026.
Ahmad Rauf Suqma dan Bagues Hadi Anto, keduanya mahasiswa HKI Fakultas Syariah, membuktikan bahwa prestasi akademik dan non-akademik dapat berjalan beriringan. Mereka berhasil mengalahkan puluhan pesilat tangguh dari berbagai perguruan tinggi dan padepokan pencak silat se-Indonesia.
Ahmad Rauf Suqma tampil dominan pada kategori Tarung Kelas A Dewasa. Dengan teknik bertarung yang matang dan stamina prima, mahasiswa yang dikenal gigih di kampus ini berhasil menundukkan lawan-lawannya hingga meraih juara pertama.
Sementara itu, Bagues Hadi Anto tak kalah gemilang. Pada kategori Tanding Kelas H Putra Dewasa, ia mempertontonkan kemampuan bertanding yang luar biasa. Kombinasi kecepatan, ketepatan serangan, dan strategi bertanding yang cermat mengantarkannya ke podium tertinggi.
Prestasi yang Mengharumkan Nama Institusi
Rektor UIN STS Jambi menyambut gembira pencapaian kedua mahasiswa ini. “Prestasi Ahmad Rauf Suqma dan Bagues Hadi Anto membuktikan bahwa mahasiswa UIN STS Jambi tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga mampu bersaing di arena olahraga tingkat nasional,” ujar Rektor dalam keterangannya.
Dekan Fakultas Syariah UIN STS Jambi turut mengapresiasi dedikasi kedua mahasiswa tersebut. “Kami sangat bangga. Di tengah kesibukan kuliah dan kajian keislaman, mereka tetap mampu mengasah kemampuan di bidang pencak silat hingga meraih prestasi tertinggi. Ini adalah teladan bagi mahasiswa lainnya,” katanya.
Pencak silat bukan sekadar olahraga bela diri, tetapi juga sarat dengan nilai-nilai luhur yang sejalan dengan ajaran Islam. Kedisiplinan, kejujuran, sportivitas, dan pengendalian diri yang diajarkan dalam pencak silat sangat relevan dengan pembentukan karakter mahasiswa Fakultas Syariah.
“Kami berlatih tidak hanya untuk menang, tetapi juga untuk membentuk karakter dan mental yang kuat. Prinsip-prinsip dalam pencak silat sangat sejalan dengan nilai-nilai yang kami pelajari di kampus,” ungkap Ahmad Rauf Suqma usai meraih gelar juara.
Bagues Hadi Anto menambahkan, perjalanan menuju podium juara tidaklah mudah. “Kami harus membagi waktu antara kuliah, latihan, dan ibadah. Dukungan dari dosen, keluarga, dan teman-teman sangat berarti dalam perjalanan ini,” tuturnya.
Inspirasi Bagi Generasi Muda
Prestasi kedua mahasiswa HKI ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk terus berkarya dan berprestasi. UIN STS Jambi konsisten mendorong sivitas akademikanya untuk berkembang secara holistik, tidak hanya dalam aspek intelektual dan spiritual, tetapi juga fisik dan sosial.
Bandung Lautan Api Championship merupakan salah satu kejuaraan pencak silat bergengsi di Indonesia yang diikuti ratusan atlet dari berbagai daerah. Keberhasilan meraih juara pertama di ajang ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa UIN STS Jambi memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional.
Dengan prestasi ini, nama UIN STS Jambi semakin dikenal luas sebagai institusi pendidikan tinggi yang melahirkan lulusan berkualitas, berakhlak mulia, dan berprestasi. Ahmad Rauf Suqma dan Bagues Hadi Anto telah mengharumkan nama almamater dan menjadi kebanggaan bagi seluruh sivitas akademika UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.


- Berita
- 244 Views
Jambi, 16 November 2025 — Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Thaha Saifuddin Jambi mencatatkan prestasi gemilang dalam ajang Piala Duta Besar Malaysia 2025 yang resmi ditutup di Rumah Dinas Gubernur Jambi. Mahasiswa HKI berkontribusi signifikan terhadap keberhasilan kontingen UIN STS Jambi yang keluar sebagai juara umum dengan perolehan 9 medali emas, 2 perak, dan 6 perunggu dari total 17 medali.
Capaian prestasi mahasiswa HKI mencerminkan implementasi konsep holistic education yang mengintegrasikan keunggulan akademik dengan pengembangan soft skills dan karakter kepemimpinan. Dari 13 medali yang diraih mahasiswa HKI, terdapat 6 medali emas, 3 medali perak, dan 4 medali perunggu di berbagai cabang pertandingan, menunjukkan versatilitas dan kompetensi multidimensional mahasiswa.
Kategori Olahraga Beregu
Dalam cabang futsal, mahasiswa HKI menunjukkan kemampuan kerja sama tim yang solid dengan meraih dua medali. Tim yang meraih juara 2 terdiri dari Muhammad Faris Bin Mukhtar, Adam Rusyaidi bin Rosdi, Farhan bin Mohd, dan Muhammad Nabil bin Mohd Termizi. Sementara itu, Muhammad Amir Shahmi bin Mohd Hamidi dan Mohamad Zuhairi Safwan bin Abdul Aziz berhasil merebut posisi juara 3, membuktikan kedalaman talenta olahraga di kalangan mahasiswa HKI.
Kategori Olahraga Individual dan Ganda
Dominasi mahasiswa HKI terlihat nyata dalam cabang badminton dengan perolehan tiga medali. Hafizah binti Ruddy meraih medali perak dalam kategori single perempuan, menunjukkan konsistensi performa atlet perempuan HKI. Prestasi gemilang ditorehkan pasangan Wiwi binti Tahir dan Nur Amira Athira binti Jamaludding@Jamal yang merebut medali emas badminton ganda, sementara Nurul Athirah binti Rashidey dan Fatima Elzahra binti Muhammad Khairul meraih medali perunggu di kategori yang sama.
Cabang pingpong menjadi arena dominasi absolut mahasiswa HKI dengan dua medali emas. Adam Rusyadi bin Rosdi dan Mohamad Salamun Syah bin Kahar unggul di kategori ganda putra, sedangkan Nur Amira Athira binti Jamaludding@Jamal—yang sebelumnya telah meraih emas di badminton—kembali membuktikan kemampuan multikabang dengan merebut juara pertama pingpong ganda putri.
Kategori Kecerdasan dan Strategi
Mahasiswa HKI memperlihatkan keunggulan intelektual melalui prestasi di cabang permainan strategi. Muhammad Nabil bin Mohd Termizi meraih medali emas dalam pertandingan Rubik Cube putra, diikuti Shazwina Aleeya binti Mohd Fahmi yang merebut perunggu di kategori putri. Muhammad Amir Shahmi bin Mohd Hamidi—yang juga berkontribusi dalam tim futsal—menambah koleksi emas dengan menjuarai pertandingan catur putra, sementara Nurul Nabila binti Asroh meraih perunggu catur putri. Nur Amani binti Mohammad Ali melengkapi perolehan dengan medali perunggu congkak putri.
Kategori Esports
Mengikuti perkembangan kompetisi kontemporer, mahasiswa HKI juga menunjukkan adaptabilitas dengan meraih medali emas PUBG melalui Mohamad Salamun Syah bin Kahar dan Nazran bin Juran, membuktikan bahwa mahasiswa HKI mampu bersaing di era digitalisasi olahraga.
Piala Duta Besar Malaysia 2025 mempertemukan 131 mahasiswa Malaysia yang menempuh studi di berbagai perguruan tinggi Indonesia, meliputi tujuh wilayah: Jambi, Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, Palembang, dan Yogyakarta. Kompetisi yang berlangsung selama dua hari di Asrama Haji Jambi ini mencakup berbagai cabang pertandingan: futsal, badminton, pingpong, rubiks cube, congkak, catur, tarik tali, hingga sukan rakyat seperti Makin Jauh Makin Sayang, Gelung Batik, dan Lari Dalam Guni.
Acara penutupan dihadiri delegasi tingkat tinggi Kedutaan Besar Malaysia, termasuk Dr. Hasnul Faizal Hushin Amri (Menteri Kedutaan bidang Pendidikan), Mr. Zulfadhil Hamzah (Atase Pendidikan), dan Ms. Ririn Suhirta (Student Affairs and Alumni). Dari pihak Pemerintah Provinsi Jambi hadir Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Syamsu Rizal, serta perwakilan UIN STS Jambi yang diwakili Koordinator Pusat Layanan Kerja Sama Internasional, Dr. Dion Ginanto.
Dr. Hasnul Faizal, dalam sambutannya mewakili Duta Besar Malaysia untuk Indonesia TYT Dato’ Syed Mohamad Hasrin Tengku Hussin, menyampaikan apresiasi mendalam: “Kami mewakili Duta Besar ingin memberikan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada panitia, UIN STS Jambi, dan Pemprov Jambi. Kami benar-benar diberikan sambutan yang hangat, mulai dari sambutan VIP, jamuan makan siang oleh rektor, jamuan makan malam oleh gubernur, serta kawalan dari barisan pengamanan polis Jambi. Kami sangat berkesan.”
Prestasi mahasiswa HKI dalam Piala Dubes Malaysia 2025 merefleksikan implementasi teori character education dalam konteks pendidikan hukum Islam. Menurut framework pendidikan holistik yang dikembangkan Miller (2019), kesuksesan akademik harus diintegrasikan dengan pengembangan karakter, keterampilan sosial, dan kompetensi fisik.
Dalam perspektif pendidikan Islam, konsep tarbiyah syumuliyyah (pendidikan menyeluruh) yang mencakup dimensi spiritual, intelektual, emosional, dan fisik telah termanifestasi dalam pencapaian mahasiswa HKI. Hal ini sejalan dengan konsep maqashid al-tarbiyah yang menekankan pembentukan individu yang seimbang (insān mutawāzin) dalam berbagai aspek kehidupan.
Dr. Dion Ginanto menegaskan: “Ini membuktikan bahwa UIN Jambi berkomitmen menjadi garda terdepan dalam pendidikan dan kolaborasi internasional. Kesuksesan ini tidak lepas dari visi dan misi kuat Rektor UIN STS Jambi yang ingin membawa kampus bereputasi internasional.”
Dimensi Soft Diplomacy dan Nation Branding
Piala Duta Besar Malaysia bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan instrumen soft diplomacy yang memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Malaysia di level grassroots. Keberhasilan mahasiswa HKI dalam ajang ini berkontribusi pada nation branding Indonesia dan khususnya UIN STS Jambi sebagai institusi pendidikan tinggi yang mampu menghasilkan lulusan berkualitas global.
Syamsu Rizal, mewakili Gubernur Jambi, memberikan apresiasi: “Saya atas nama gubernur memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PKPMI Jambi dan UIN STS Jambi sebagai panitia sekaligus tuan rumah, yang telah memberikan pelayanan terbaik guna menyukseskan kegiatan ini. Pemprov Jambi akan selalu siap untuk kolaborasi dan kegiatan-kegiatan selanjutnya.”
Prestasi gemilang mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam dalam Piala Duta Besar Malaysia 2025 memvalidasi efektivitas model pendidikan integratif yang diterapkan di Fakultas Syariah UIN STS Jambi. Keberhasilan meraih 13 medali dari berbagai kategori kompetisi menunjukkan bahwa mahasiswa HKI tidak hanya unggul dalam penguasaan ilmu syariah dan hukum keluarga Islam, tetapi juga memiliki kompetensi komprehensif dalam leadership, teamwork, strategic thinking, dan adaptabilitas teknologi. Capaian ini memperkuat positioning Program Studi HKI sebagai lembaga pendidikan yang menghasilkan lulusan dengan profil global competence dan Islamic values, siap berkontribusi dalam konteks nasional maupun internasional. Ke depan, momentum ini diharapkan dapat menjadi katalis bagi pengembangan program-program ekstrakurikuler yang lebih sistematis dan berkelanjutan, serta memperluas jaringan kolaborasi internasional Program Studi HKI dengan berbagai institusi di kawasan regional.
















- Berita
- 358 Views
JAMBI – Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi mencatatkan prestasi spektakuler dengan menghasilkan tiga sarjana muda tercepat sekaligus. Muhammad Azik, Nur Sopiah, dan A. Sholeh berhasil menyelesaikan studi sarjana hanya dalam waktu 3,1 tahun atau 3 tahun 1 bulan, hampir satu tahun lebih cepat dari masa studi normal 4 tahun. Ketiga mahasiswa berprestasi ini tidak hanya unggul dalam kecepatan, tetapi juga menorehkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) cemerlang di atas 3,9 dengan predikat yudisium tertinggi.
Muhammad Azik tampil sebagai yang terbaik dengan meraih IPK 3,97 dan predikat Summa Cum Laude. Prestasi gemilang ini mengantarkannya menjadi lulusan terbaik pertama Fakultas Syariah sekaligus mahasiswa terbaik pertama Program Studi HKI. Keberhasilan Azik semakin istimewa karena artikel tugas akhirnya yang berjudul “Critical Analysis of the Concept of Qirā’ah Mubādalah (Theory of Reciprocal Reading) in the Dynamics of the Development of Islamic Marriage Legal Theory” berhasil diterbitkan di Manchester Journal of Transnational Islamic Law & Practice, jurnal internasional bereputasi Scopus Q2 yang terbit di United Kingdom. Publikasi di jurnal bergengsi ini membuktikan kualitas riset akademiknya yang setara dengan standar internasional.
Muhammad Sholeh menyusul dengan pencapaian yang tidak kalah membanggakan, meraih IPK 3,96 dengan predikat Cum Laude. Meskipun selisih IPK sangat tipis dengan Muhammad Azik, M. Sholeh menunjukkan konsistensi akademik yang luar biasa sepanjang masa studinya. Kemampuannya menyelesaikan seluruh beban studi dengan target waktu yang sangat ketat sambil mempertahankan IPK hampir sempurna menjadi bukti dedikasi dan kapasitas intelektual yang tinggi. Prestasi A. Sholeh memperkuat reputasi Prodi HKI sebagai penghasil lulusan berkualitas tinggi.
Nur Sopiah, satu-satunya mahasiswi dalam trio sarjana muda tercepat ini, membuktikan bahwa perempuan mampu bersaing dan unggul dalam kompetisi akademik yang ketat. Dengan IPK 3,95 dan predikat Magna Cum Laude, Nur Sopiah meraih posisi lulusan terbaik ketiga Fakultas Syariah sekaligus mahasiswa terbaik kedua Program Studi HKI. Keberhasilannya menyelesaikan studi dalam waktu singkat dengan prestasi akademik cemerlang menjadi inspirasi bagi mahasiswi lain bahwa gender bukan penghalang untuk meraih prestasi akademik tertinggi di bidang kajian hukum keluarga Islam.
Fenomena tiga mahasiswa yang berhasil lulus dalam waktu 3,1 tahun dengan IPK di atas 3,9 merupakan pencapaian langka yang belum pernah terjadi sebelumnya di Program Studi HKI. Keberhasilan ini menunjukkan efektivitas sistem pendidikan dan pembinaan akademik yang diterapkan oleh prodi, serta kualitas mahasiswa yang memiliki motivasi tinggi dan kemampuan akademik mumpuni. Kombinasi antara kurikulum terstruktur, bimbingan dosen berkualitas, dan dedikasi mahasiswa menghasilkan outcome pendidikan yang luar biasa, tidak hanya dari sisi kuantitas waktu tetapi juga kualitas capaian pembelajaran.
Prestasi ketiga sarjana muda tercepat ini menjadi bukti nyata bahwa Program Studi HKI UIN STS Jambi mampu menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik dan efisien dalam pengelolaan waktu studi. Ke depan, diharapkan pencapaian Muhammad Azik, A. Sholeh, dan Nur Sopiah dapat memotivasi angkatan berikutnya untuk tidak hanya mengejar kecepatan lulus, tetapi juga menjaga kualitas akademik tertinggi. Ketiga alumni ini diproyeksikan akan memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan bidang hukum keluarga Islam, baik melalui studi lanjut maupun pengabdian profesional di berbagai lembaga hukum dan peradilan agama yang membutuhkan sarjana hukum Islam berkualitas




Dua Mahasiswa HKI UIN STS Jambi Raih Emas di Bandung Lautan Api Championship 7
JAMBI – Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi kembali mengukir prestasi membanggakan di kancah nasional. Dua mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam


Tiga Mahasiswa HKI UIN STS Jambi Pecahkan Rekor, Lulus Sarjana Hanya 3,1 Tahun dengan IPK di Atas 3,9

Triple Crown M. Azik: Sarjana Tercepat IPK 3,97 dengan Publikasi Scopus Q2 dari UIN STS Jambi

Dua Mahasiswa HKI UIN STS Jambi Raih Emas di Bandung Lautan Api Championship 7
JAMBI – Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi kembali mengukir prestasi membanggakan di kancah nasional. Dua mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Fakultas Syariah berhasil meraih medali emas pada ajang bergengsi Bandung Lautan Api Championship 7 cabang olahraga pencak silat yang

Dominasi 13 Medali: Mahasiswa Internasional Prodi HKI Buktikan Keunggulan Kompetitif dalam Piala Duta Besar Malaysia 2025
Jambi, 16 November 2025 — Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Thaha Saifuddin Jambi mencatatkan prestasi gemilang dalam

Tiga Mahasiswa HKI UIN STS Jambi Pecahkan Rekor, Lulus Sarjana Hanya 3,1 Tahun dengan IPK di Atas 3,9
JAMBI – Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi mencatatkan prestasi spektakuler dengan menghasilkan tiga

Triple Crown M. Azik: Sarjana Tercepat IPK 3,97 dengan Publikasi Scopus Q2 dari UIN STS Jambi
Jambi, 17 November 2025 – Prestasi luar biasa kembali ditorehkan mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin
Prodi HKI UIN STS Jambi Cetak 43 Sarjana Baru, Dua Mahasiswa Raih Predikat Terbaik Fakultas
Kuliah Umum Prodi HKI: Menggali Peran Profesi Hukum Keluarga Islam dalam Masyarakat Modern
Studi Tiru Prodi HKI: Kolaborasi Akademik Antara IAI An-Nadwah Kuala Tungkal dan UIN STS Jambi

Penerimaan Beasiswa Mahasiswa Internasional
Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi membuka pendaftaran Beasiswa Mahasiswa Asing (Internasional) Tahun 2025. Program ini ditujukan bagi mahasiswa internasional aktif yang menempuh pendidikan

Penerimaan Beasiswa Mahasiswa Internasional
Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi membuka pendaftaran Beasiswa Mahasiswa Asing (Internasional) Tahun 2025. Program ini ditujukan bagi mahasiswa internasional aktif yang menempuh pendidikan pada jenjang Sarjana (S1) di lingkungan UIN STS Jambi. Pendaftaran dibuka mulai 13 hingga 27 Oktober 2025. Program beasiswa ini merupakan bentuk komitmen UIN

Pendaftaran Mahasiswa Baru Internasional

Registrasi Mahasiswa Baru Jalur Undangan

Pengumuman Pendaftaran Beasiswa KIP 2023

Registrasi Mahasiswa Baru Jalur SPAN-PTKIN & SNBP 2023
Pendaftaran Mahasiswa Baru Internasional
Registrasi Mahasiswa Baru Jalur Undangan
Pengumuman Pendaftaran Beasiswa KIP 2023
Registrasi Mahasiswa Baru Jalur SPAN-PTKIN & SNBP 2023
Bergabung bersama Kami
Sudahkah kamu memikirkan jurusan apa yang ingin kamu ambil di perguruan tinggi?