- Berita, Kegiatan Fakultas, Kegiatan Mahasiswa, Yudisium
- 138 Views
Fakultas Syariah Fakultas Syariah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi kembali menorehkan capaian akademik membanggakan melalui pelaksanaan Yudisium ke-XIX, yang berlangsung khidmat dan penuh semangat akademik. Dalam agenda akademik tersebut, Program Studi Hukum Keluarga Islam menjadi salah satu sorotan utama dengan lahirnya lulusan-lulusan berprestasi yang menunjukkan kualitas akademik unggul. Dari total 36 peserta yudisium, Prodi HKI berhasil melahirkan dua mahasiswa dengan predikat summa cumlaude serta lima mahasiswa dengan predikat magna cumlaude, sebuah pencapaian yang menegaskan komitmen institusi dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas di bidang hukum keluarga Islam.
Prestasi tertinggi pada yudisium kali ini diraih oleh Ridho Viskitri Asaka dengan IPK 3,99, yang berhasil menyabet predikat Terbaik 1 Program Studi HKI sekaligus Terbaik 1 Fakultas Syariah, dengan capaian akademik membanggakan pada kategori summa cumlaude. Keberhasilan Ridho tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Prodi HKI, tetapi juga menjadi representasi kualitas akademik mahasiswa Fakultas Syariah secara keseluruhan. Pencapaian ini menunjukkan bahwa iklim akademik yang dibangun oleh fakultas mampu melahirkan lulusan unggul yang kompetitif dan berintegritas.
Posisi berikutnya diraih oleh Alip Aprilyansa, yang memperoleh predikat Terbaik 2 Program Studi HKI sekaligus Terbaik 3 Fakultas Syariah, juga dengan predikat summa cumlaude. Capaian tersebut memperlihatkan konsistensi Prodi HKI dalam melahirkan lulusan terbaik pada level fakultas. Keberhasilan dua mahasiswa dengan predikat akademik tertinggi ini menjadi indikator bahwa kualitas pembelajaran, pembinaan akademik, serta pendampingan dosen berjalan secara efektif dan berorientasi pada mutu.
Sementara itu, deretan lulusan berpredikat magna cumlaude juga menunjukkan performa akademik yang sangat membanggakan. Mahmudi berhasil meraih posisi Terbaik 3 Prodi HKI, disusul Indah Gita Cahyani sebagai Terbaik 4, Angga Bayu Pratama sebagai Terbaik 5, Ni’matussidqiyyah sebagai Terbaik 6, dan M. Wahyu Dewangga sebagai Terbaik 7. Capaian para lulusan ini menandakan bahwa mayoritas mahasiswa Prodi HKI tidak hanya mampu menyelesaikan studi tepat waktu, tetapi juga mampu menunjukkan kualitas akademik yang unggul hingga akhir masa perkuliahan.
Pelaksanaan yudisium ini turut dihadiri oleh pimpinan universitas dan fakultas, mulai dari Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Dekan Fakultas Syariah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, hingga para ketua dan sekretaris program studi di lingkungan Fakultas Syariah, meliputi Prodi HKI, HPI, PM, HES, HTN, dan Ilmu Pemerintahan. Kehadiran unsur pimpinan ini menjadi bukti kuat dukungan kelembagaan terhadap peningkatan mutu akademik dan apresiasi atas capaian para mahasiswa yang telah menyelesaikan studinya dengan hasil gemilang.
Dalam sambutannya, pimpinan fakultas menegaskan bahwa yudisium bukan sekadar seremoni akademik, tetapi juga momentum penting untuk menandai lahirnya sarjana-sarjana yang siap mengabdi kepada masyarakat. Para lulusan diharapkan mampu membawa nilai-nilai keilmuan, integritas, serta etika akademik ke tengah masyarakat sebagai agen perubahan. Fakultas Syariah terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan agar dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan moral dan profesional dalam menjawab tantangan zaman.
Keberhasilan Prodi HKI pada Yudisium ke-XI ini menjadi refleksi nyata bahwa kualitas pendidikan di Fakultas Syariah UIN STS Jambi terus berkembang secara positif. Raihan dua lulusan summa cumlaude dan lima lulusan magna cumlaude merupakan prestasi yang layak diapresiasi dan menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi. Dengan capaian ini, Fakultas Syariah semakin memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang mampu melahirkan generasi intelektual muslim yang unggul, berdaya saing, dan siap berkontribusi bagi bangsa serta masyarakat.






- Berita, Kegiatan Mahasiswa
- 90 Views
JAMBI – Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi kembali mengukir prestasi membanggakan di kancah nasional. Dua mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Fakultas Syariah berhasil meraih medali emas pada ajang bergengsi Bandung Lautan Api Championship 7 cabang olahraga pencak silat yang digelar di Kota Bandung, 20-26 Januari 2026.
Ahmad Rauf Suqma dan Bagues Hadi Anto, keduanya mahasiswa HKI Fakultas Syariah, membuktikan bahwa prestasi akademik dan non-akademik dapat berjalan beriringan. Mereka berhasil mengalahkan puluhan pesilat tangguh dari berbagai perguruan tinggi dan padepokan pencak silat se-Indonesia.
Ahmad Rauf Suqma tampil dominan pada kategori Tarung Kelas A Dewasa. Dengan teknik bertarung yang matang dan stamina prima, mahasiswa yang dikenal gigih di kampus ini berhasil menundukkan lawan-lawannya hingga meraih juara pertama.
Sementara itu, Bagues Hadi Anto tak kalah gemilang. Pada kategori Tanding Kelas H Putra Dewasa, ia mempertontonkan kemampuan bertanding yang luar biasa. Kombinasi kecepatan, ketepatan serangan, dan strategi bertanding yang cermat mengantarkannya ke podium tertinggi.
Prestasi yang Mengharumkan Nama Institusi
Rektor UIN STS Jambi menyambut gembira pencapaian kedua mahasiswa ini. “Prestasi Ahmad Rauf Suqma dan Bagues Hadi Anto membuktikan bahwa mahasiswa UIN STS Jambi tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga mampu bersaing di arena olahraga tingkat nasional,” ujar Rektor dalam keterangannya.
Dekan Fakultas Syariah UIN STS Jambi turut mengapresiasi dedikasi kedua mahasiswa tersebut. “Kami sangat bangga. Di tengah kesibukan kuliah dan kajian keislaman, mereka tetap mampu mengasah kemampuan di bidang pencak silat hingga meraih prestasi tertinggi. Ini adalah teladan bagi mahasiswa lainnya,” katanya.
Pencak silat bukan sekadar olahraga bela diri, tetapi juga sarat dengan nilai-nilai luhur yang sejalan dengan ajaran Islam. Kedisiplinan, kejujuran, sportivitas, dan pengendalian diri yang diajarkan dalam pencak silat sangat relevan dengan pembentukan karakter mahasiswa Fakultas Syariah.
“Kami berlatih tidak hanya untuk menang, tetapi juga untuk membentuk karakter dan mental yang kuat. Prinsip-prinsip dalam pencak silat sangat sejalan dengan nilai-nilai yang kami pelajari di kampus,” ungkap Ahmad Rauf Suqma usai meraih gelar juara.
Bagues Hadi Anto menambahkan, perjalanan menuju podium juara tidaklah mudah. “Kami harus membagi waktu antara kuliah, latihan, dan ibadah. Dukungan dari dosen, keluarga, dan teman-teman sangat berarti dalam perjalanan ini,” tuturnya.
Inspirasi Bagi Generasi Muda
Prestasi kedua mahasiswa HKI ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk terus berkarya dan berprestasi. UIN STS Jambi konsisten mendorong sivitas akademikanya untuk berkembang secara holistik, tidak hanya dalam aspek intelektual dan spiritual, tetapi juga fisik dan sosial.
Bandung Lautan Api Championship merupakan salah satu kejuaraan pencak silat bergengsi di Indonesia yang diikuti ratusan atlet dari berbagai daerah. Keberhasilan meraih juara pertama di ajang ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa UIN STS Jambi memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional.
Dengan prestasi ini, nama UIN STS Jambi semakin dikenal luas sebagai institusi pendidikan tinggi yang melahirkan lulusan berkualitas, berakhlak mulia, dan berprestasi. Ahmad Rauf Suqma dan Bagues Hadi Anto telah mengharumkan nama almamater dan menjadi kebanggaan bagi seluruh sivitas akademika UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.


- Berita
- 272 Views
Jambi, 16 November 2025 — Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Thaha Saifuddin Jambi mencatatkan prestasi gemilang dalam ajang Piala Duta Besar Malaysia 2025 yang resmi ditutup di Rumah Dinas Gubernur Jambi. Mahasiswa HKI berkontribusi signifikan terhadap keberhasilan kontingen UIN STS Jambi yang keluar sebagai juara umum dengan perolehan 9 medali emas, 2 perak, dan 6 perunggu dari total 17 medali.
Capaian prestasi mahasiswa HKI mencerminkan implementasi konsep holistic education yang mengintegrasikan keunggulan akademik dengan pengembangan soft skills dan karakter kepemimpinan. Dari 13 medali yang diraih mahasiswa HKI, terdapat 6 medali emas, 3 medali perak, dan 4 medali perunggu di berbagai cabang pertandingan, menunjukkan versatilitas dan kompetensi multidimensional mahasiswa.
Kategori Olahraga Beregu
Dalam cabang futsal, mahasiswa HKI menunjukkan kemampuan kerja sama tim yang solid dengan meraih dua medali. Tim yang meraih juara 2 terdiri dari Muhammad Faris Bin Mukhtar, Adam Rusyaidi bin Rosdi, Farhan bin Mohd, dan Muhammad Nabil bin Mohd Termizi. Sementara itu, Muhammad Amir Shahmi bin Mohd Hamidi dan Mohamad Zuhairi Safwan bin Abdul Aziz berhasil merebut posisi juara 3, membuktikan kedalaman talenta olahraga di kalangan mahasiswa HKI.
Kategori Olahraga Individual dan Ganda
Dominasi mahasiswa HKI terlihat nyata dalam cabang badminton dengan perolehan tiga medali. Hafizah binti Ruddy meraih medali perak dalam kategori single perempuan, menunjukkan konsistensi performa atlet perempuan HKI. Prestasi gemilang ditorehkan pasangan Wiwi binti Tahir dan Nur Amira Athira binti Jamaludding@Jamal yang merebut medali emas badminton ganda, sementara Nurul Athirah binti Rashidey dan Fatima Elzahra binti Muhammad Khairul meraih medali perunggu di kategori yang sama.
Cabang pingpong menjadi arena dominasi absolut mahasiswa HKI dengan dua medali emas. Adam Rusyadi bin Rosdi dan Mohamad Salamun Syah bin Kahar unggul di kategori ganda putra, sedangkan Nur Amira Athira binti Jamaludding@Jamal—yang sebelumnya telah meraih emas di badminton—kembali membuktikan kemampuan multikabang dengan merebut juara pertama pingpong ganda putri.
Kategori Kecerdasan dan Strategi
Mahasiswa HKI memperlihatkan keunggulan intelektual melalui prestasi di cabang permainan strategi. Muhammad Nabil bin Mohd Termizi meraih medali emas dalam pertandingan Rubik Cube putra, diikuti Shazwina Aleeya binti Mohd Fahmi yang merebut perunggu di kategori putri. Muhammad Amir Shahmi bin Mohd Hamidi—yang juga berkontribusi dalam tim futsal—menambah koleksi emas dengan menjuarai pertandingan catur putra, sementara Nurul Nabila binti Asroh meraih perunggu catur putri. Nur Amani binti Mohammad Ali melengkapi perolehan dengan medali perunggu congkak putri.
Kategori Esports
Mengikuti perkembangan kompetisi kontemporer, mahasiswa HKI juga menunjukkan adaptabilitas dengan meraih medali emas PUBG melalui Mohamad Salamun Syah bin Kahar dan Nazran bin Juran, membuktikan bahwa mahasiswa HKI mampu bersaing di era digitalisasi olahraga.
Piala Duta Besar Malaysia 2025 mempertemukan 131 mahasiswa Malaysia yang menempuh studi di berbagai perguruan tinggi Indonesia, meliputi tujuh wilayah: Jambi, Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, Palembang, dan Yogyakarta. Kompetisi yang berlangsung selama dua hari di Asrama Haji Jambi ini mencakup berbagai cabang pertandingan: futsal, badminton, pingpong, rubiks cube, congkak, catur, tarik tali, hingga sukan rakyat seperti Makin Jauh Makin Sayang, Gelung Batik, dan Lari Dalam Guni.
Acara penutupan dihadiri delegasi tingkat tinggi Kedutaan Besar Malaysia, termasuk Dr. Hasnul Faizal Hushin Amri (Menteri Kedutaan bidang Pendidikan), Mr. Zulfadhil Hamzah (Atase Pendidikan), dan Ms. Ririn Suhirta (Student Affairs and Alumni). Dari pihak Pemerintah Provinsi Jambi hadir Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Syamsu Rizal, serta perwakilan UIN STS Jambi yang diwakili Koordinator Pusat Layanan Kerja Sama Internasional, Dr. Dion Ginanto.
Dr. Hasnul Faizal, dalam sambutannya mewakili Duta Besar Malaysia untuk Indonesia TYT Dato’ Syed Mohamad Hasrin Tengku Hussin, menyampaikan apresiasi mendalam: “Kami mewakili Duta Besar ingin memberikan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada panitia, UIN STS Jambi, dan Pemprov Jambi. Kami benar-benar diberikan sambutan yang hangat, mulai dari sambutan VIP, jamuan makan siang oleh rektor, jamuan makan malam oleh gubernur, serta kawalan dari barisan pengamanan polis Jambi. Kami sangat berkesan.”
Prestasi mahasiswa HKI dalam Piala Dubes Malaysia 2025 merefleksikan implementasi teori character education dalam konteks pendidikan hukum Islam. Menurut framework pendidikan holistik yang dikembangkan Miller (2019), kesuksesan akademik harus diintegrasikan dengan pengembangan karakter, keterampilan sosial, dan kompetensi fisik.
Dalam perspektif pendidikan Islam, konsep tarbiyah syumuliyyah (pendidikan menyeluruh) yang mencakup dimensi spiritual, intelektual, emosional, dan fisik telah termanifestasi dalam pencapaian mahasiswa HKI. Hal ini sejalan dengan konsep maqashid al-tarbiyah yang menekankan pembentukan individu yang seimbang (insān mutawāzin) dalam berbagai aspek kehidupan.
Dr. Dion Ginanto menegaskan: “Ini membuktikan bahwa UIN Jambi berkomitmen menjadi garda terdepan dalam pendidikan dan kolaborasi internasional. Kesuksesan ini tidak lepas dari visi dan misi kuat Rektor UIN STS Jambi yang ingin membawa kampus bereputasi internasional.”
Dimensi Soft Diplomacy dan Nation Branding
Piala Duta Besar Malaysia bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan instrumen soft diplomacy yang memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Malaysia di level grassroots. Keberhasilan mahasiswa HKI dalam ajang ini berkontribusi pada nation branding Indonesia dan khususnya UIN STS Jambi sebagai institusi pendidikan tinggi yang mampu menghasilkan lulusan berkualitas global.
Syamsu Rizal, mewakili Gubernur Jambi, memberikan apresiasi: “Saya atas nama gubernur memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PKPMI Jambi dan UIN STS Jambi sebagai panitia sekaligus tuan rumah, yang telah memberikan pelayanan terbaik guna menyukseskan kegiatan ini. Pemprov Jambi akan selalu siap untuk kolaborasi dan kegiatan-kegiatan selanjutnya.”
Prestasi gemilang mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam dalam Piala Duta Besar Malaysia 2025 memvalidasi efektivitas model pendidikan integratif yang diterapkan di Fakultas Syariah UIN STS Jambi. Keberhasilan meraih 13 medali dari berbagai kategori kompetisi menunjukkan bahwa mahasiswa HKI tidak hanya unggul dalam penguasaan ilmu syariah dan hukum keluarga Islam, tetapi juga memiliki kompetensi komprehensif dalam leadership, teamwork, strategic thinking, dan adaptabilitas teknologi. Capaian ini memperkuat positioning Program Studi HKI sebagai lembaga pendidikan yang menghasilkan lulusan dengan profil global competence dan Islamic values, siap berkontribusi dalam konteks nasional maupun internasional. Ke depan, momentum ini diharapkan dapat menjadi katalis bagi pengembangan program-program ekstrakurikuler yang lebih sistematis dan berkelanjutan, serta memperluas jaringan kolaborasi internasional Program Studi HKI dengan berbagai institusi di kawasan regional.

















Fakultas Syariah UIN STS Jambi Gelar Yudisium Ke- XIX, Dua Wisudawan Prodi HKI Raih Predikat Tertinggi Summa Cumlaude
Fakultas Syariah Fakultas Syariah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi kembali menorehkan capaian akademik membanggakan melalui pelaksanaan Yudisium ke-XIX, yang berlangsung khidmat dan penuh semangat akademik.

Dua Mahasiswa HKI UIN STS Jambi Raih Emas di Bandung Lautan Api Championship 7


Tiga Mahasiswa HKI UIN STS Jambi Pecahkan Rekor, Lulus Sarjana Hanya 3,1 Tahun dengan IPK di Atas 3,9

Fakultas Syariah UIN STS Jambi Gelar Yudisium Ke- XIX, Dua Wisudawan Prodi HKI Raih Predikat Tertinggi Summa Cumlaude
Fakultas Syariah Fakultas Syariah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi kembali menorehkan capaian akademik membanggakan melalui pelaksanaan Yudisium ke-XIX, yang berlangsung khidmat dan penuh semangat akademik. Dalam agenda akademik tersebut, Program Studi Hukum Keluarga Islam menjadi salah satu sorotan utama dengan lahirnya lulusan-lulusan berprestasi yang menunjukkan

Dua Mahasiswa HKI UIN STS Jambi Raih Emas di Bandung Lautan Api Championship 7
JAMBI – Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi kembali mengukir prestasi membanggakan di kancah nasional. Dua mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam

Dominasi 13 Medali: Mahasiswa Internasional Prodi HKI Buktikan Keunggulan Kompetitif dalam Piala Duta Besar Malaysia 2025
Jambi, 16 November 2025 — Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Thaha Saifuddin Jambi mencatatkan prestasi gemilang dalam

Tiga Mahasiswa HKI UIN STS Jambi Pecahkan Rekor, Lulus Sarjana Hanya 3,1 Tahun dengan IPK di Atas 3,9
JAMBI – Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi mencatatkan prestasi spektakuler dengan menghasilkan tiga
Triple Crown M. Azik: Sarjana Tercepat IPK 3,97 dengan Publikasi Scopus Q2 dari UIN STS Jambi
Prodi HKI UIN STS Jambi Cetak 43 Sarjana Baru, Dua Mahasiswa Raih Predikat Terbaik Fakultas
Kuliah Umum Prodi HKI: Menggali Peran Profesi Hukum Keluarga Islam dalam Masyarakat Modern

Penerimaan Beasiswa Mahasiswa Internasional
Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi membuka pendaftaran Beasiswa Mahasiswa Asing (Internasional) Tahun 2025. Program ini ditujukan bagi mahasiswa internasional aktif yang menempuh pendidikan

Penerimaan Beasiswa Mahasiswa Internasional
Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi membuka pendaftaran Beasiswa Mahasiswa Asing (Internasional) Tahun 2025. Program ini ditujukan bagi mahasiswa internasional aktif yang menempuh pendidikan pada jenjang Sarjana (S1) di lingkungan UIN STS Jambi. Pendaftaran dibuka mulai 13 hingga 27 Oktober 2025. Program beasiswa ini merupakan bentuk komitmen UIN

Pendaftaran Mahasiswa Baru Internasional

Registrasi Mahasiswa Baru Jalur Undangan

Pengumuman Pendaftaran Beasiswa KIP 2023

Registrasi Mahasiswa Baru Jalur SPAN-PTKIN & SNBP 2023
Pendaftaran Mahasiswa Baru Internasional
Registrasi Mahasiswa Baru Jalur Undangan
Pengumuman Pendaftaran Beasiswa KIP 2023
Registrasi Mahasiswa Baru Jalur SPAN-PTKIN & SNBP 2023
Bergabung bersama Kami
Sudahkah kamu memikirkan jurusan apa yang ingin kamu ambil di perguruan tinggi?