Prodi HKI UIN STS Jambi Gelar Sosialisasi Perkuliahan Mahasiswa RPL dan Penyampaian Hasil Konversi Nilai Secara Daring

JAMBI – Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Fakultas Syariah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi melaksanakan kegiatan sosialisasi perkuliahan bagi mahasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) sekaligus penyampaian hasil konversi nilai pada Senin (27/4/2026) malam secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa RPL dari unsur pegawai Pengadilan Agama dan Kepolisian sebagai bagian dari persiapan akademik sebelum perkuliahan dimulai. Melalui kegiatan ini, Prodi HKI menegaskan komitmennya dalam memberikan layanan akademik yang profesional, adaptif, dan berkualitas bagi mahasiswa dengan latar belakang profesional.

Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) menjadi salah satu langkah strategis Program Studi Hukum Keluarga Islam dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat profesional. Melalui program ini, pengalaman kerja dan kompetensi yang telah dimiliki mahasiswa diakui sebagai bagian dari proses akademik melalui mekanisme konversi nilai. Untuk memastikan seluruh mahasiswa memahami sistem akademik yang akan dijalani, Prodi HKI menyelenggarakan sosialisasi perkuliahan secara terstruktur dan interaktif.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi forum penyampaian informasi akademik, tetapi juga ruang komunikasi awal antara program studi dan mahasiswa baru jalur RPL. Para peserta mendapatkan penjelasan menyeluruh mengenai sistem pembelajaran, mekanisme perkuliahan, tata kelola akademik, hingga teknis administrasi yang akan dijalankan selama masa studi. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan memiliki kesiapan yang matang dalam mengikuti proses pembelajaran di lingkungan akademik Prodi HKI.Ketua Program Studi Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah UIN STS Jambi, H. Irsadunas Noveri, M.H, menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa RPL dari berbagai latar belakang profesi akan memberikan kontribusi positif terhadap dinamika pembelajaran di kelas. Menurutnya, pengalaman praktis yang dimiliki mahasiswa dari institusi peradilan dan kepolisian akan memperkuat kualitas diskusi akademik, khususnya dalam kajian hukum keluarga Islam.

“Mahasiswa RPL merupakan bagian penting dalam penguatan kualitas akademik di Program Studi HKI. Pengalaman profesional yang mereka miliki akan menjadi nilai tambah yang sangat berharga dalam proses pembelajaran, terutama dalam menghubungkan teori akademik dengan praktik di lapangan,” ujar H. Irsadunas Noveri, M.H.

Ia juga menambahkan bahwa sosialisasi ini menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh mahasiswa memahami hak, kewajiban, serta sistem akademik yang berlaku. Dengan kesiapan yang baik, mahasiswa RPL diharapkan dapat menjalani proses pendidikan dengan lancar dan mencapai hasil akademik yang optimal.

Dalam kegiatan tersebut, pihak program studi memaparkan berbagai aspek teknis penyelenggaraan perkuliahan, mulai dari sistem pembelajaran daring, mekanisme absensi, pengisian rencana studi, hingga evaluasi akademik. Penjelasan ini penting mengingat sebagian besar mahasiswa RPL merupakan pekerja aktif yang membutuhkan penyesuaian antara aktivitas profesional dan kegiatan perkuliahan.

Selain itu, mahasiswa juga diberikan panduan mengenai penggunaan platform digital kampus sebagai sarana utama dalam pelaksanaan pembelajaran dan administrasi akademik. Materi sosialisasi disampaikan secara sistematis agar mahasiswa memperoleh gambaran utuh tentang proses akademik yang akan dijalani. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya sesi tanya jawab yang membahas berbagai hal teknis terkait perkuliahan dan administrasi.

Situasi tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki perhatian besar terhadap kesiapan akademik mereka. Hal ini menjadi indikator positif bagi program studi dalam membangun lingkungan belajar yang produktif dan kolaboratif.

Pelaksanaan program RPL di lingkungan Prodi HKI merupakan wujud nyata komitmen institusi dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Skema ini memungkinkan para profesional memperoleh pengakuan akademik atas kompetensi kerja yang telah mereka miliki, sehingga proses pendidikan menjadi lebih efektif tanpa mengurangi mutu pembelajaran.

Bagi Program Studi HKI, kehadiran mahasiswa RPL juga menjadi peluang strategis dalam memperluas jejaring akademik dengan berbagai institusi profesional, terutama lembaga peradilan dan aparat penegak hukum. Integrasi pengalaman lapangan dengan pendekatan akademik diharapkan dapat melahirkan lulusan yang unggul secara teoritis sekaligus matang secara praktis.

Pendekatan ini sejalan dengan visi Prodi HKI untuk mencetak lulusan yang responsif terhadap dinamika sosial dan perkembangan hukum keluarga Islam di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, keberadaan program RPL menjadi bagian penting dalam transformasi layanan pendidikan yang adaptif dan berkualitas.

Melalui sosialisasi ini, Program Studi HKI ingin membangun sinergi yang kuat antara mahasiswa dan institusi sejak awal masa studi. Pemahaman yang baik mengenai sistem akademik diharapkan mampu mendukung keberhasilan mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan secara optimal dan tepat waktu.

Sementara Sekretaris Program Studi HKI ,Bapak Muhammad Sibawaihi, M.H menegaskan bahwa pelayanan akademik terhadap mahasiswa RPL akan tetap mengedepankan prinsip profesionalitas, mutu, dan responsivitas. Menurutnya, mahasiswa yang berasal dari kalangan profesional membutuhkan sistem layanan akademik yang terstruktur dan komunikatif agar proses belajar dapat berjalan efektif.

“Kami berkomitmen menghadirkan tata kelola akademik yang profesional dan adaptif agar mahasiswa RPL dapat menjalani perkuliahan dengan baik, tanpa mengesampingkan kualitas capaian pembelajaran yang telah ditetapkan,” Ujarnya.

Dengan dukungan sistem akademik yang baik, mahasiswa RPL diharapkan dapat berkontribusi aktif dalam pengembangan atmosfer akademik yang lebih kaya dan kontekstual.
Kegiatan sosialisasi perkuliahan mahasiswa RPL ini menjadi langkah awal penting dalam membangun proses pendidikan yang terarah, terstruktur, dan berkualitas di lingkungan Program Studi HKI. Selain memberikan pemahaman teknis kepada mahasiswa, kegiatan ini juga memperkuat citra Prodi HKI sebagai program studi yang inovatif dan responsif terhadap kebutuhan pendidikan masyarakat profesional.

Ke depan, Prodi HKI UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi akan terus mengembangkan program Rekognisi Pembelajaran Lampau sebagai bagian dari strategi perluasan akses pendidikan tinggi yang bermutu. Dengan dukungan tenaga pengajar yang kompeten dan sistem akademik yang adaptif, program ini diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang efektif bagi seluruh mahasiswa.

Melalui sinergi antara pengalaman profesional mahasiswa dan penguatan akademik dari institusi, Program Studi HKI optimistis dapat menghasilkan lulusan yang unggul, profesional, dan siap berkontribusi dalam pengembangan hukum keluarga Islam di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bantuan terkait lift:
0821-7697-5982

Humas UIN STS Jambi:
0811-7467-899