Jambi, 16 November 2025 — Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Thaha Saifuddin Jambi mencatatkan prestasi gemilang dalam ajang Piala Duta Besar Malaysia 2025 yang resmi ditutup di Rumah Dinas Gubernur Jambi. Mahasiswa HKI berkontribusi signifikan terhadap keberhasilan kontingen UIN STS Jambi yang keluar sebagai juara umum dengan perolehan 9 medali emas, 2 perak, dan 6 perunggu dari total 17 medali.
Capaian prestasi mahasiswa HKI mencerminkan implementasi konsep holistic education yang mengintegrasikan keunggulan akademik dengan pengembangan soft skills dan karakter kepemimpinan. Dari 13 medali yang diraih mahasiswa HKI, terdapat 6 medali emas, 3 medali perak, dan 4 medali perunggu di berbagai cabang pertandingan, menunjukkan versatilitas dan kompetensi multidimensional mahasiswa.
Kategori Olahraga Beregu
Dalam cabang futsal, mahasiswa HKI menunjukkan kemampuan kerja sama tim yang solid dengan meraih dua medali. Tim yang meraih juara 2 terdiri dari Muhammad Faris Bin Mukhtar, Adam Rusyaidi bin Rosdi, Farhan bin Mohd, dan Muhammad Nabil bin Mohd Termizi. Sementara itu, Muhammad Amir Shahmi bin Mohd Hamidi dan Mohamad Zuhairi Safwan bin Abdul Aziz berhasil merebut posisi juara 3, membuktikan kedalaman talenta olahraga di kalangan mahasiswa HKI.
Kategori Olahraga Individual dan Ganda
Dominasi mahasiswa HKI terlihat nyata dalam cabang badminton dengan perolehan tiga medali. Hafizah binti Ruddy meraih medali perak dalam kategori single perempuan, menunjukkan konsistensi performa atlet perempuan HKI. Prestasi gemilang ditorehkan pasangan Wiwi binti Tahir dan Nur Amira Athira binti Jamaludding@Jamal yang merebut medali emas badminton ganda, sementara Nurul Athirah binti Rashidey dan Fatima Elzahra binti Muhammad Khairul meraih medali perunggu di kategori yang sama.
Cabang pingpong menjadi arena dominasi absolut mahasiswa HKI dengan dua medali emas. Adam Rusyadi bin Rosdi dan Mohamad Salamun Syah bin Kahar unggul di kategori ganda putra, sedangkan Nur Amira Athira binti Jamaludding@Jamal—yang sebelumnya telah meraih emas di badminton—kembali membuktikan kemampuan multikabang dengan merebut juara pertama pingpong ganda putri.
Kategori Kecerdasan dan Strategi
Mahasiswa HKI memperlihatkan keunggulan intelektual melalui prestasi di cabang permainan strategi. Muhammad Nabil bin Mohd Termizi meraih medali emas dalam pertandingan Rubik Cube putra, diikuti Shazwina Aleeya binti Mohd Fahmi yang merebut perunggu di kategori putri. Muhammad Amir Shahmi bin Mohd Hamidi—yang juga berkontribusi dalam tim futsal—menambah koleksi emas dengan menjuarai pertandingan catur putra, sementara Nurul Nabila binti Asroh meraih perunggu catur putri. Nur Amani binti Mohammad Ali melengkapi perolehan dengan medali perunggu congkak putri.
Kategori Esports
Mengikuti perkembangan kompetisi kontemporer, mahasiswa HKI juga menunjukkan adaptabilitas dengan meraih medali emas PUBG melalui Mohamad Salamun Syah bin Kahar dan Nazran bin Juran, membuktikan bahwa mahasiswa HKI mampu bersaing di era digitalisasi olahraga.
Piala Duta Besar Malaysia 2025 mempertemukan 131 mahasiswa Malaysia yang menempuh studi di berbagai perguruan tinggi Indonesia, meliputi tujuh wilayah: Jambi, Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, Palembang, dan Yogyakarta. Kompetisi yang berlangsung selama dua hari di Asrama Haji Jambi ini mencakup berbagai cabang pertandingan: futsal, badminton, pingpong, rubiks cube, congkak, catur, tarik tali, hingga sukan rakyat seperti Makin Jauh Makin Sayang, Gelung Batik, dan Lari Dalam Guni.
Acara penutupan dihadiri delegasi tingkat tinggi Kedutaan Besar Malaysia, termasuk Dr. Hasnul Faizal Hushin Amri (Menteri Kedutaan bidang Pendidikan), Mr. Zulfadhil Hamzah (Atase Pendidikan), dan Ms. Ririn Suhirta (Student Affairs and Alumni). Dari pihak Pemerintah Provinsi Jambi hadir Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Syamsu Rizal, serta perwakilan UIN STS Jambi yang diwakili Koordinator Pusat Layanan Kerja Sama Internasional, Dr. Dion Ginanto.
Dr. Hasnul Faizal, dalam sambutannya mewakili Duta Besar Malaysia untuk Indonesia TYT Dato’ Syed Mohamad Hasrin Tengku Hussin, menyampaikan apresiasi mendalam: “Kami mewakili Duta Besar ingin memberikan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada panitia, UIN STS Jambi, dan Pemprov Jambi. Kami benar-benar diberikan sambutan yang hangat, mulai dari sambutan VIP, jamuan makan siang oleh rektor, jamuan makan malam oleh gubernur, serta kawalan dari barisan pengamanan polis Jambi. Kami sangat berkesan.”
Prestasi mahasiswa HKI dalam Piala Dubes Malaysia 2025 merefleksikan implementasi teori character education dalam konteks pendidikan hukum Islam. Menurut framework pendidikan holistik yang dikembangkan Miller (2019), kesuksesan akademik harus diintegrasikan dengan pengembangan karakter, keterampilan sosial, dan kompetensi fisik.
Dalam perspektif pendidikan Islam, konsep tarbiyah syumuliyyah (pendidikan menyeluruh) yang mencakup dimensi spiritual, intelektual, emosional, dan fisik telah termanifestasi dalam pencapaian mahasiswa HKI. Hal ini sejalan dengan konsep maqashid al-tarbiyah yang menekankan pembentukan individu yang seimbang (insān mutawāzin) dalam berbagai aspek kehidupan.
Dr. Dion Ginanto menegaskan: “Ini membuktikan bahwa UIN Jambi berkomitmen menjadi garda terdepan dalam pendidikan dan kolaborasi internasional. Kesuksesan ini tidak lepas dari visi dan misi kuat Rektor UIN STS Jambi yang ingin membawa kampus bereputasi internasional.”
Dimensi Soft Diplomacy dan Nation Branding
Piala Duta Besar Malaysia bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan instrumen soft diplomacy yang memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Malaysia di level grassroots. Keberhasilan mahasiswa HKI dalam ajang ini berkontribusi pada nation branding Indonesia dan khususnya UIN STS Jambi sebagai institusi pendidikan tinggi yang mampu menghasilkan lulusan berkualitas global.
Syamsu Rizal, mewakili Gubernur Jambi, memberikan apresiasi: “Saya atas nama gubernur memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PKPMI Jambi dan UIN STS Jambi sebagai panitia sekaligus tuan rumah, yang telah memberikan pelayanan terbaik guna menyukseskan kegiatan ini. Pemprov Jambi akan selalu siap untuk kolaborasi dan kegiatan-kegiatan selanjutnya.”
Prestasi gemilang mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam dalam Piala Duta Besar Malaysia 2025 memvalidasi efektivitas model pendidikan integratif yang diterapkan di Fakultas Syariah UIN STS Jambi. Keberhasilan meraih 13 medali dari berbagai kategori kompetisi menunjukkan bahwa mahasiswa HKI tidak hanya unggul dalam penguasaan ilmu syariah dan hukum keluarga Islam, tetapi juga memiliki kompetensi komprehensif dalam leadership, teamwork, strategic thinking, dan adaptabilitas teknologi. Capaian ini memperkuat positioning Program Studi HKI sebagai lembaga pendidikan yang menghasilkan lulusan dengan profil global competence dan Islamic values, siap berkontribusi dalam konteks nasional maupun internasional. Ke depan, momentum ini diharapkan dapat menjadi katalis bagi pengembangan program-program ekstrakurikuler yang lebih sistematis dan berkelanjutan, serta memperluas jaringan kolaborasi internasional Program Studi HKI dengan berbagai institusi di kawasan regional.















