JAMBI – Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi mencatatkan prestasi spektakuler dengan menghasilkan tiga sarjana muda tercepat sekaligus. Muhammad Azik, Nur Sopiah, dan A. Sholeh berhasil menyelesaikan studi sarjana hanya dalam waktu 3,1 tahun atau 3 tahun 1 bulan, hampir satu tahun lebih cepat dari masa studi normal 4 tahun. Ketiga mahasiswa berprestasi ini tidak hanya unggul dalam kecepatan, tetapi juga menorehkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) cemerlang di atas 3,9 dengan predikat yudisium tertinggi.
Muhammad Azik tampil sebagai yang terbaik dengan meraih IPK 3,97 dan predikat Summa Cum Laude. Prestasi gemilang ini mengantarkannya menjadi lulusan terbaik pertama Fakultas Syariah sekaligus mahasiswa terbaik pertama Program Studi HKI. Keberhasilan Azik semakin istimewa karena artikel tugas akhirnya yang berjudul “Critical Analysis of the Concept of Qirā’ah Mubādalah (Theory of Reciprocal Reading) in the Dynamics of the Development of Islamic Marriage Legal Theory” berhasil diterbitkan di Manchester Journal of Transnational Islamic Law & Practice, jurnal internasional bereputasi Scopus Q2 yang terbit di United Kingdom. Publikasi di jurnal bergengsi ini membuktikan kualitas riset akademiknya yang setara dengan standar internasional.
Muhammad Sholeh menyusul dengan pencapaian yang tidak kalah membanggakan, meraih IPK 3,96 dengan predikat Cum Laude. Meskipun selisih IPK sangat tipis dengan Muhammad Azik, M. Sholeh menunjukkan konsistensi akademik yang luar biasa sepanjang masa studinya. Kemampuannya menyelesaikan seluruh beban studi dengan target waktu yang sangat ketat sambil mempertahankan IPK hampir sempurna menjadi bukti dedikasi dan kapasitas intelektual yang tinggi. Prestasi A. Sholeh memperkuat reputasi Prodi HKI sebagai penghasil lulusan berkualitas tinggi.
Nur Sopiah, satu-satunya mahasiswi dalam trio sarjana muda tercepat ini, membuktikan bahwa perempuan mampu bersaing dan unggul dalam kompetisi akademik yang ketat. Dengan IPK 3,95 dan predikat Magna Cum Laude, Nur Sopiah meraih posisi lulusan terbaik ketiga Fakultas Syariah sekaligus mahasiswa terbaik kedua Program Studi HKI. Keberhasilannya menyelesaikan studi dalam waktu singkat dengan prestasi akademik cemerlang menjadi inspirasi bagi mahasiswi lain bahwa gender bukan penghalang untuk meraih prestasi akademik tertinggi di bidang kajian hukum keluarga Islam.
Fenomena tiga mahasiswa yang berhasil lulus dalam waktu 3,1 tahun dengan IPK di atas 3,9 merupakan pencapaian langka yang belum pernah terjadi sebelumnya di Program Studi HKI. Keberhasilan ini menunjukkan efektivitas sistem pendidikan dan pembinaan akademik yang diterapkan oleh prodi, serta kualitas mahasiswa yang memiliki motivasi tinggi dan kemampuan akademik mumpuni. Kombinasi antara kurikulum terstruktur, bimbingan dosen berkualitas, dan dedikasi mahasiswa menghasilkan outcome pendidikan yang luar biasa, tidak hanya dari sisi kuantitas waktu tetapi juga kualitas capaian pembelajaran.
Prestasi ketiga sarjana muda tercepat ini menjadi bukti nyata bahwa Program Studi HKI UIN STS Jambi mampu menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik dan efisien dalam pengelolaan waktu studi. Ke depan, diharapkan pencapaian Muhammad Azik, A. Sholeh, dan Nur Sopiah dapat memotivasi angkatan berikutnya untuk tidak hanya mengejar kecepatan lulus, tetapi juga menjaga kualitas akademik tertinggi. Ketiga alumni ini diproyeksikan akan memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan bidang hukum keluarga Islam, baik melalui studi lanjut maupun pengabdian profesional di berbagai lembaga hukum dan peradilan agama yang membutuhkan sarjana hukum Islam berkualitas


