Jambi, 12 Agustus 2025 – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi. Dua mahasiswi dari Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI), Fakultas Syariah, yakni Nur Fadhilah Panjaitan dan Nur Salmaturut berpartisipasi. Mereka yang saat ini tengah menempuh semester 5, berhasil meraih Juara 1 dalam Lomba Debat Pendidikan Tingkat Nasional dalam ajang bergengsi Tarbiyah Championship 2025.
Kompetisi ini diselenggarakan oleh Fakultas Tarbiyah UIN STS Jambi dan menghadirkan peserta dari berbagai perguruan tinggi Islam negeri dan swasta di seluruh Indonesia. Lomba debat tersebut menjadi salah satu kategori unggulan dalam kejuaraan ini. Dengan tema-tema krusial seputar masa depan pendidikan, transformasi kurikulum, dan peran mahasiswa dalam merespons tantangan pendidikan abad ke-21.
Nur Fadhilah dan Nur Salma tampil luar biasa sejak babak penyisihan hingga final. Dengan argumentasi yang tajam, retorika yang kuat, serta penguasaan isu yang mendalam, keduanya berhasil memikat dewan juri dan mengungguli tim-tim tangguh dari berbagai universitas ternama di tanah air.
Dalam pernyataannya, Nur Fadhilah menyampaikan rasa syukur dan haru atas pencapaian ini. “Kemenangan ini kami dedikasikan untuk keluarga besar Prodi HKI dan UIN Jambi. Kami percaya, mahasiswa syariah tidak hanya kompeten dalam hukum Islam, tetapi juga mampu tampil di forum-forum intelektual nasional,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Nur Salma menambahkan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan dosen pembimbing dan lingkungan akademik yang kondusif. “Kami sangat bersyukur berada di lingkungan kampus yang mendorong pengembangan soft skill dan daya kritis mahasiswa,” tuturnya.
Kaprodi HKI, H. Irsadunas, turut memberikan apresiasi atas prestasi tersebut. “Ini adalah bukti konkret bahwa mahasiswa Prodi HKI mampu bersaing di level nasional, bahkan dalam bidang yang lintas disiplin seperti debat pendidikan. Kami akan terus mendorong partisipasi mahasiswa dalam kompetisi-kompetisi akademik sebagai bentuk aktualisasi potensi mereka,” jelasnya.
Keberhasilan dalam Tarbiyah Championship 2025 menjadi momentum penting bagi Prodi HKI untuk terus mengukuhkan eksistensinya sebagai program studi yang tidak hanya unggul dalam aspek keilmuan keislaman, tetapi juga adaptif terhadap dinamika keilmuan dan tantangan global.